WhatsApp Icon
BAZNAS RI Perkuat Profesionalisme Pengelola Zakat Melalui Sertifikasi Kompetensi Tiga Bidang

TERNATE — BAZNAS RI melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BAZNAS menggelar program Beasiswa Sertifikasi Amil Pelaksana yang dibuka langsung oleh Kepala LSP BAZNAS RI, Drs. H. Muhammad Choirin, Lc., M.A. Kegiatan berbasis Standar Kualifikasi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) ini diikuti oleh 25 peserta dari BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota, LAZ Nasional, dan UPZ.

Keikutsertaan amil BAZNAS Provinsi Maluku Utara dalam sertifikasi berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) ini bertujuan menguatkan tata kelola zakat daerah melalui lima dimensi strategis:

 * Penjaminan Mutu Operasional: Memastikan amil memiliki standar pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang profesional.

 * Akuntabilitas (Good Zakat Governance): Meminimalisir risiko kesalahan operasional dan penyalahgunaan dana publik (ZIS & DSBK).

 * Peningkatan Kepercayaan Publik: Memberikan garansi kepada muzakki bahwa dana dikelola oleh amil yang diakui negara dan syariat.

 * Optimasi Penyaluran: Membekali amil kemampuan survei dan verifikasi agar bantuan tepat sasaran dan mampu mengentaskan kemiskinan.

 * Pengakuan Profesi: Mengubah paradigma amil dari tenaga sukarela menjadi profesi formal dengan kepastian hukum dan jenjang karir.

Skema Uji Kompetensi

Uji kompetensi mencakup tiga bidang utama:

 * Pengumpulan: Konsultasi zakat, pelayanan muzakki, dan administrasi penerimaan.

 * Penyaluran: Verifikasi kelayakan mustahik dan pengawasan distribusi.

 * Keuangan & Administrasi: Pencatatan akuntansi zakat dan pengelolaan data perzakatan.

Melalui sertifikasi ini, BAZNAS Provinsi Maluku Utara optimis mutu pelayanan zakat di daerah akan semakin profesional, akuntabel, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

28/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Prov Malut
Memperkuat Sinergi dan Optimalisasi ZIS, BAZNAS Provinsi Maluku Utara Gelar Sosialisasi Zakat di KPKNL Ternate

TERNATE – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Maluku Utara menggelar kegiatan sosialisasi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Ternate pada Rabu (26/8/2026). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat optimalisasi pengumpulan ZIS di lingkup instansi vertikal sekaligus mengedukasi jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) mengenai pentingnya penataan zakat secara profesional.

Ketua BAZNAS Provinsi Maluku Utara, Drs. H. Fadel Hi. Ali, M.Si., dalam pemaparannya menegaskan kewajiban pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di setiap lembaga pemerintah, baik di tingkat Pemerintah Daerah maupun instansi vertikal yang beroperasi di wilayah Maluku Utara. Menurutnya, pembentukan UPZ bukan sekadar formalitas, melainkan amanat regulasi negara dan syariat Islam untuk mendukung program-program pemerintah sesuai dengan rencana kerja yang telah ditetapkan.

"Landasan syariah dan hukum negara kita sudah sangat jelas. Pembentukan UPZ di instansi pemerintah dan swasta menjadi sarana utama agar tata kelola zakat terintegrasi, transparan, dan berdampak langsung pada penurunan angka kemiskinan di daerah kita," ujar Fadel.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua BAZNAS Provinsi Maluku Utara Drs Badaruddin Gailea menambahkan bahwa potensi pengumpulan ZIS yang dikelola secara optimal akan membuka ruang luas bagi berbagai program pendayagunaan berbasis pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

BAZNAS Maluku Utara telah menyusun serangkaian program unggulan seperti BAZNAS Microfinance, ZMart, dan ZCoffee untuk mendorong kemandirian ekonomi usaha mikro. Selain itu, terdapat program bantuan strategis berupa Beasiswa Pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, bantuan biaya kesehatan, hingga respons cepat melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB). Tidak kalah penting, bantuan yang bersifat konsumtif seperti pemenuhan biaya hidup harian dan paket sembako terus disalurkan secara berkala kepada para mustahik.

"Semua program produktif dan sosial ini dapat direalisasikan secara berkelanjutan jika ada sinergi yang kuat antara instansi pemerintah dengan BAZNAS. Ketika ZIS terakumulasi dengan baik, semakin banyak masyarakat miskin di Maluku Utara yang terangkat derajat ekonominya," jelasnya.

Selain dampak sosial yang luas, BAZNAS juga mengingatkan manfaat langsung bagi para muzaki (pembayar zakat) dari sudut pandang hukum dan perpajakan. Sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, zakat yang ditunaikan melalui lembaga resmi negara seperti BAZNAS dapat menjadi komponen pengurang penghasilan bruto dalam perhitungan pajak terutang.

Untuk mendapatkan fasilitas pengurang pajak tersebut, para pegawai atau masyarakat cukup melampirkan Bukti Setoran Zakat (BSZ) resmi yang diterbitkan oleh BAZNAS saat melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak.

Melalui sosialisasi ini, BAZNAS Provinsi Maluku Utara mengajak seluruh ASN di lingkungan KPKNL serta jajaran instansi pemerintah lainnya untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya secara aman dan terpercaya melalui BAZNAS. Mari bersinergi menunaikan kewajiban, membersihkan harta, sekaligus menjadi bagian dari solusi untuk memajukan kesejahteraan masyarakat Maluku Utara.

26/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS PROV MALUT
BAZNAS Maluku Utara Hadir Ringankan Beban Asnaf Gharimin, Lunasi Utang Pengobatan Ibu Sugiati di RSUD Chasan Boesori

Wujud nyata kehadiran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Maluku Utara dalam membantu masyarakat kurang mampu kembali dirasakan. Melalui program "Malut Sehat", BAZNAS Provinsi Maluku Utara menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk melunasi biaya pengobatan seorang warga yang masuk dalam golongan asnaf gharimin (orang yang terlilit utang demi kebaikan, termasuk untuk biaya pengobatan).

Bantuan tersebut diberikan kepada Ibu Sugiati, seorang warga yang sebelumnya terpaksa harus berhutang kepada pihak rumah sakit karena terkendala biaya pengobatan yang tidak sedikit. Penyerahan dana pelunasan ini diserahkan langsung oleh pihak BAZNAS Provinsi Maluku Utara dan diterima secara resmi oleh staf Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Chasan Boesori Ternate.

Meringankan Beban Warga yang Terlilit Utang Medis

Program "Malut Sehat" tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan preventif, tetapi juga tanggap darurat dalam membantu warga dhuafa yang menghadapi krisis finansial akibat masalah kesehatan.

Kondisi Ibu Sugiati yang tidak memiliki kemampuan finansial untuk melunasi biaya perobatannya menjadi perhatian serius BAZNAS Provinsi Maluku Utara. Berdasarkan asesmen yang dilakukan, Ibu Sugiati memenuhi kriteria sebagai penerima zakat (asnaf gharimin), di mana bantuan zakat sangat dibutuhkan untuk melepaskan beban utang pengobatan yang menjeratnya.

Penyerahan bantuan yang diterima langsung oleh perwakilan staf RSUD Chasan Boesori Ternate ini memastikan bahwa seluruh tanggungan biaya pengobatan Ibu Sugiati dapat diselesaikan dengan baik, sehingga memberikan ketenangan bagi pasien dan keluarganya.

Amanah Zakat yang Membawa Berkah

Aksi kemanusiaan ini kembali menegaskan bahwa dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS Provinsi Maluku Utara disalurkan secara tepat sasaran kepada mereka yang benar-benar membutuhkan (mustahik).

Melalui kisah Ibu Sugiati, BAZNAS Provinsi Maluku Utara ingin menyampaikan pesan mendalam kepada para muzaki—khususnya para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan masyarakat luas—bahwa setiap rupiah zakat yang ditunaikan memiliki kekuatan besar untuk menyelamatkan dan meringankan beban sesama manusia di saat-saat paling krusial. 

BAZNAS Provinsi Maluku Utara terus mengajak seluruh elemen masyarakat dan para muzaki untuk mempercayakan pengaliran zakat melalui lembaga resmi. Dengan pengelolaan yang transparan dan profesional, zakat terbukti mampu menjadi jaring pengaman sosial yang solutif bagi masyarakat Maluku Utara yang membutuhkan uluran tangan.

20/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS PROV MALUT
Gelorakan Semangat Berzakat, BAZNAS Prov Malut dan Biro KESRA Prov Malut Salurkan Beasiswa untuk Mahasiswa IAIN Ternate

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Maluku Utara menyalurkan  bantuan beasiswa program "Malut Cerdas". Penyerahan bantuan ini diberikan langsung kepada mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate.

Kegiatan penyaluran tersebut dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Maluku Utara, Drs. H. Fadel Hi. Ali, M.Si., Wakil Ketua II BAZNAS Prov Malut Drs Badaruddin Gailea , serta Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Maluku Utara, Dr. Asrul Gailea, SE., MM, yang didampingi oleh Kepala Bidang Agama, Fadlly U. Muhammad, S.STP, M.Si.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Maluku Utara, Dr. Asrul Gailea, SE., MM, menyerahkan secara simbolis bantuan beasiswa kepada perwakilan mahasiswa. Ia berpesan agar bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menunjang kebutuhan perkuliahan serta memotivasi mahasiswa agar terus berprestasi.

"Kami berharap bantuan beasiswa Malut Cerdas ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa IAIN Ternate dalam menyelesaikan studi mereka," ungkap Asrul.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Maluku Utara, Drs. Fadel Hi. Ali, M.Si., dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi yang kuat antara Pemerintah Daerah dan BAZNAS. Sinergi ini dinilai krusial untuk mengoptimalkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang kemudian diselaraskan dengan program-program pembangunan pemerintah yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

  • "Jika BAZNAS terus diperkuat oleh dukungan penuh pemerintah daerah, kita akan memiliki sumber pendanaan alternatif yang kuat," ujar Fadel.
  • "Dana tersebut dapat diwujudkan dalam berbagai program pemberdayaan yang berdampak langsung dan nyata bagi kesejahteraan masyarakat Maluku Utara," tambahnya.

Sebagai bentuk rasa syukur, Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Maluku Utara turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara beserta jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN). Berkat kesadaran dan konsistensi ASN dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Provinsi Maluku Utara, berbagai program sosial dan pendidikan—termasuk beasiswa Malut Cerdas—dapat terus terlaksana dengan baik.

Melalui momentum penyaluran beasiswa ini, BAZNAS Provinsi Maluku Utara berharap dapat terus menggugah hati para muzaki, khususnya di kalangan ASN Pemprov Maluku Utara dan masyarakat luas. Pengelolaan zakat yang transparan, profesional, dan tepat sasaran terbukti mampu menjadi pilar penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus mengentaskan persoalan sosial di bumi Moloku Kie Raha. 

20/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS PROV MALUT
Dari Zakat untuk Kemandirian, BAZNAS Malut Bantu Pelaku Usaha Mikro Lewat Modal Usaha Tanpa Riba

Senyum bahagia terpancar dari wajah pelaku usaha mikro di Kota Ternate setelah menerima bantuan modal usaha melalui program BAZNAS Microfinance Provinsi Maluku Utara. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Maluku Utara, Drs. Badaruddin Gailea, pada Kamis (30/07/2026).

Program BAZNAS Microfinance kali ini difokuskan kepada kelompok mustahik rentan, yakni para pelaku usaha kecil yang menjadi tulang punggung ekonomi keluarga, namun masih menghadapi keterbatasan permodalan dan rentan terjerat pinjaman berbunga tinggi.

Dalam sambutannya, Drs. Badaruddin Gailea menegaskan bahwa bantuan yang diberikan bukan sekadar tambahan modal usaha, melainkan wujud kepedulian para muzaki yang mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami melihat semangat yang luar biasa dari Ibu-Ibu dalam menjalankan usaha dan mencari rezeki yang halal. Melalui program ini, BAZNAS ingin memastikan usaha-usaha kecil tetap bertahan dan terus berkembang. Bantuan ini merupakan amanah dari para muzaki yang kami salurkan agar para pelaku usaha memiliki kesempatan untuk tumbuh, mandiri, dan meningkatkan taraf hidupnya," ujar Badaruddin.

Melalui program BAZNAS Microfinance, BAZNAS Provinsi Maluku Utara tidak hanya memberikan dukungan permodalan, tetapi juga berkomitmen melakukan pendampingan kepada para penerima manfaat agar usaha yang dijalankan dapat berkembang secara berkelanjutan, lebih produktif, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan keluarga.

Program ini menjadi salah satu bentuk nyata upaya BAZNAS dalam memberdayakan ekonomi umat. Dengan memanfaatkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara produktif, BAZNAS berharap para mustahik mampu meningkatkan kemandirian ekonomi hingga pada waktunya bertransformasi menjadi muzaki yang turut berbagi dan membantu sesama.

30/07/2026 | Kontributor: Humas Baznas

Berita Terbaru

Lebaran Anak Yatim dan Disabilitas
Lebaran Anak Yatim dan Disabilitas
BAZNAS Provinsi Maluku Utara dan Kanwil Kemenag Gelar Lebaran Anak Yatim dan Disabilitas BAZNAS Provinsi Maluku Utara bersama Kanwil Kemenag Maluku Utara mengadakan kegiatan Lebaran Anak Yatim dan Disabilitas pada hari Jumat, 4 Juli 2025. Kegiatan ini dibuka oleh Bapak Kakanwil Maluku Utara dan Pimpinan BAZNAS Provinsi Maluku Utara. Dalam kegiatan ini, BAZNAS Provinsi Maluku Utara memberikan santunan kepada 50 anak yatim dan disabilitas. Santunan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan dan memberikan semangat kepada anak-anak yang membutuhkan. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian BAZNAS Provinsi Maluku Utara dan Kanwil Kemenag Maluku Utara terhadap anak-anak yatim dan disabilitas. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan keberkahan bagi semua pihak yang terlibat. #BAZNAS #MalukuUtara #LebaranAnakYatim #Disabilitas #Santunan #Kepedulian #Kemenag
BERITA04/07/2025 | Moh Julgian Baldan
BAZNAS Provinsi Maluku Utara Memberikan Bantuan Kesehatan
BAZNAS Provinsi Maluku Utara Memberikan Bantuan Kesehatan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Maluku Utara telah memberikan bantuan kesehatan kepada salah satu warga yang membutuhkan, yaitu Maikel B. Nurhamidin. Pasien ini mengalami luka akibat ditembak peluru nyasar yang memerlukan biaya pengobatan. Dengan bantuan dari BAZNAS, pasien ini dapat memperoleh biaya pengobatan yang dibutuhkan untuk memulihkan kesehatannya. Bantuan ini diberikan dalam bentuk biaya operasi, perawatan, dan obat-obatan yang diperlukan. Pasien ini sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh BAZNAS. "Saya sangat berterima kasih atas bantuan BAZNAS yang telah membantu saya dalam memperoleh biaya pengobatan. Saya tidak tahu apa yang saya lakukan tanpa bantuan ini," ungkap pasien. Bantuan kesehatan yang diberikan oleh BAZNAS ini tidak hanya membantu pasien dalam memperoleh biaya pengobatan, tetapi juga memberikan harapan baru bagi pasien dan keluarganya. Dengan bantuan ini, pasien dapat memperoleh kesempatan untuk memulihkan kesehatannya dan kembali menjalani kehidupan normal. Menurut Wakil ll Bidang Pendistribusian BAZNAS Provinsi Maluku Utara, Badaruddin Gailea, bantuan kesehatan ini dapat menjadi salah satu solusi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Dengan komitmen dan kerja keras BAZNAS, diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui program bantuan kesehatan ini, BAZNAS menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan. Dengan demikian, BAZNAS dapat menjadi salah satu lembaga yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
BERITA24/06/2025 | Moh Julgian Baldan
BAZNAS Provinsi Maluku Utara Peduli Bencana Angin Puting Beliung di Desa Guraping
BAZNAS Provinsi Maluku Utara Peduli Bencana Angin Puting Beliung di Desa Guraping
Sebanyak 17 Kepala Keluarga/KK korban bencana angin puting beliung menerima bantuan sembako dari BAZNAS Provinsi Maluku Utara (Malut). Korban bencana angin puting beliung yang menimpa masyarakat di Kelurahan Guraping-Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan, beberapa waktu lalu kondisinya cukup menyedihkan dimana ada rumah yang atapnya sampai terlepas akibat terjangan angin. Menurut ketua tanggap bencana BAZNAS Prov.Maluku Utara, Badaruddin Gailea, bantuan ini berupa sembako yang terdiri dari, beras, gula, terigu, minyak goreng dan lain sebaginya, yang bersumber dari zakat, infak dan sadaqah yang terhimpun pada BAZNAS Provinsi Maluku Utara. ”Kita berharap dengan bantuan sederhana ini dapat sedikit mengurangi beban yang di rasakan oleh masyarakat terdampak”, ujar Bang Badar (21/5). Penyaluran bantuan tersebut juga bekerja sama dengan pemerintah kelurahan Gurapin dan masyarakat sekitar. Kepada masyarakat Bang Badar, mengharapkan agar tetap berhati dan senantiasa waspada dalam kondisi cuaca ekstrem seperti saat ini, dimana angin dan hujannya tak menentu. Disamping itu beliau juga mengajak kepada seluruh masyarakat terdampak agar selalu mendekatkan diri kepada Allah, Ini semua adalah ujian yang perlu disikapi dengan sabar dan ridha. “Ini semua adalah ujian Allah SWT, semoga kita bisa bersabar menerimanya serta ridha”, tutup Bang Badar Ketua Tanggap Bencana BAZNAS Provinsi Malut.
BERITA21/05/2025 | Moh Julgian Baldan
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Maluku Utara.

Lihat Daftar Rekening →