WhatsApp Icon
BAZNAS RI Perkuat Profesionalisme Pengelola Zakat Melalui Sertifikasi Kompetensi Tiga Bidang

TERNATE — BAZNAS RI melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BAZNAS menggelar program Beasiswa Sertifikasi Amil Pelaksana yang dibuka langsung oleh Kepala LSP BAZNAS RI, Drs. H. Muhammad Choirin, Lc., M.A. Kegiatan berbasis Standar Kualifikasi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) ini diikuti oleh 25 peserta dari BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota, LAZ Nasional, dan UPZ.

Keikutsertaan amil BAZNAS Provinsi Maluku Utara dalam sertifikasi berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) ini bertujuan menguatkan tata kelola zakat daerah melalui lima dimensi strategis:

 * Penjaminan Mutu Operasional: Memastikan amil memiliki standar pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang profesional.

 * Akuntabilitas (Good Zakat Governance): Meminimalisir risiko kesalahan operasional dan penyalahgunaan dana publik (ZIS & DSBK).

 * Peningkatan Kepercayaan Publik: Memberikan garansi kepada muzakki bahwa dana dikelola oleh amil yang diakui negara dan syariat.

 * Optimasi Penyaluran: Membekali amil kemampuan survei dan verifikasi agar bantuan tepat sasaran dan mampu mengentaskan kemiskinan.

 * Pengakuan Profesi: Mengubah paradigma amil dari tenaga sukarela menjadi profesi formal dengan kepastian hukum dan jenjang karir.

Skema Uji Kompetensi

Uji kompetensi mencakup tiga bidang utama:

 * Pengumpulan: Konsultasi zakat, pelayanan muzakki, dan administrasi penerimaan.

 * Penyaluran: Verifikasi kelayakan mustahik dan pengawasan distribusi.

 * Keuangan & Administrasi: Pencatatan akuntansi zakat dan pengelolaan data perzakatan.

Melalui sertifikasi ini, BAZNAS Provinsi Maluku Utara optimis mutu pelayanan zakat di daerah akan semakin profesional, akuntabel, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

28/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Prov Malut
Memperkuat Sinergi dan Optimalisasi ZIS, BAZNAS Provinsi Maluku Utara Gelar Sosialisasi Zakat di KPKNL Ternate

TERNATE – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Maluku Utara menggelar kegiatan sosialisasi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Ternate pada Rabu (26/8/2026). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat optimalisasi pengumpulan ZIS di lingkup instansi vertikal sekaligus mengedukasi jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) mengenai pentingnya penataan zakat secara profesional.

Ketua BAZNAS Provinsi Maluku Utara, Drs. H. Fadel Hi. Ali, M.Si., dalam pemaparannya menegaskan kewajiban pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di setiap lembaga pemerintah, baik di tingkat Pemerintah Daerah maupun instansi vertikal yang beroperasi di wilayah Maluku Utara. Menurutnya, pembentukan UPZ bukan sekadar formalitas, melainkan amanat regulasi negara dan syariat Islam untuk mendukung program-program pemerintah sesuai dengan rencana kerja yang telah ditetapkan.

"Landasan syariah dan hukum negara kita sudah sangat jelas. Pembentukan UPZ di instansi pemerintah dan swasta menjadi sarana utama agar tata kelola zakat terintegrasi, transparan, dan berdampak langsung pada penurunan angka kemiskinan di daerah kita," ujar Fadel.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua BAZNAS Provinsi Maluku Utara Drs Badaruddin Gailea menambahkan bahwa potensi pengumpulan ZIS yang dikelola secara optimal akan membuka ruang luas bagi berbagai program pendayagunaan berbasis pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

BAZNAS Maluku Utara telah menyusun serangkaian program unggulan seperti BAZNAS Microfinance, ZMart, dan ZCoffee untuk mendorong kemandirian ekonomi usaha mikro. Selain itu, terdapat program bantuan strategis berupa Beasiswa Pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, bantuan biaya kesehatan, hingga respons cepat melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB). Tidak kalah penting, bantuan yang bersifat konsumtif seperti pemenuhan biaya hidup harian dan paket sembako terus disalurkan secara berkala kepada para mustahik.

"Semua program produktif dan sosial ini dapat direalisasikan secara berkelanjutan jika ada sinergi yang kuat antara instansi pemerintah dengan BAZNAS. Ketika ZIS terakumulasi dengan baik, semakin banyak masyarakat miskin di Maluku Utara yang terangkat derajat ekonominya," jelasnya.

Selain dampak sosial yang luas, BAZNAS juga mengingatkan manfaat langsung bagi para muzaki (pembayar zakat) dari sudut pandang hukum dan perpajakan. Sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, zakat yang ditunaikan melalui lembaga resmi negara seperti BAZNAS dapat menjadi komponen pengurang penghasilan bruto dalam perhitungan pajak terutang.

Untuk mendapatkan fasilitas pengurang pajak tersebut, para pegawai atau masyarakat cukup melampirkan Bukti Setoran Zakat (BSZ) resmi yang diterbitkan oleh BAZNAS saat melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak.

Melalui sosialisasi ini, BAZNAS Provinsi Maluku Utara mengajak seluruh ASN di lingkungan KPKNL serta jajaran instansi pemerintah lainnya untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya secara aman dan terpercaya melalui BAZNAS. Mari bersinergi menunaikan kewajiban, membersihkan harta, sekaligus menjadi bagian dari solusi untuk memajukan kesejahteraan masyarakat Maluku Utara.

26/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS PROV MALUT
BAZNAS Maluku Utara Hadir Ringankan Beban Asnaf Gharimin, Lunasi Utang Pengobatan Ibu Sugiati di RSUD Chasan Boesori

Wujud nyata kehadiran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Maluku Utara dalam membantu masyarakat kurang mampu kembali dirasakan. Melalui program "Malut Sehat", BAZNAS Provinsi Maluku Utara menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk melunasi biaya pengobatan seorang warga yang masuk dalam golongan asnaf gharimin (orang yang terlilit utang demi kebaikan, termasuk untuk biaya pengobatan).

Bantuan tersebut diberikan kepada Ibu Sugiati, seorang warga yang sebelumnya terpaksa harus berhutang kepada pihak rumah sakit karena terkendala biaya pengobatan yang tidak sedikit. Penyerahan dana pelunasan ini diserahkan langsung oleh pihak BAZNAS Provinsi Maluku Utara dan diterima secara resmi oleh staf Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Chasan Boesori Ternate.

Meringankan Beban Warga yang Terlilit Utang Medis

Program "Malut Sehat" tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan preventif, tetapi juga tanggap darurat dalam membantu warga dhuafa yang menghadapi krisis finansial akibat masalah kesehatan.

Kondisi Ibu Sugiati yang tidak memiliki kemampuan finansial untuk melunasi biaya perobatannya menjadi perhatian serius BAZNAS Provinsi Maluku Utara. Berdasarkan asesmen yang dilakukan, Ibu Sugiati memenuhi kriteria sebagai penerima zakat (asnaf gharimin), di mana bantuan zakat sangat dibutuhkan untuk melepaskan beban utang pengobatan yang menjeratnya.

Penyerahan bantuan yang diterima langsung oleh perwakilan staf RSUD Chasan Boesori Ternate ini memastikan bahwa seluruh tanggungan biaya pengobatan Ibu Sugiati dapat diselesaikan dengan baik, sehingga memberikan ketenangan bagi pasien dan keluarganya.

Amanah Zakat yang Membawa Berkah

Aksi kemanusiaan ini kembali menegaskan bahwa dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS Provinsi Maluku Utara disalurkan secara tepat sasaran kepada mereka yang benar-benar membutuhkan (mustahik).

Melalui kisah Ibu Sugiati, BAZNAS Provinsi Maluku Utara ingin menyampaikan pesan mendalam kepada para muzaki—khususnya para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan masyarakat luas—bahwa setiap rupiah zakat yang ditunaikan memiliki kekuatan besar untuk menyelamatkan dan meringankan beban sesama manusia di saat-saat paling krusial. 

BAZNAS Provinsi Maluku Utara terus mengajak seluruh elemen masyarakat dan para muzaki untuk mempercayakan pengaliran zakat melalui lembaga resmi. Dengan pengelolaan yang transparan dan profesional, zakat terbukti mampu menjadi jaring pengaman sosial yang solutif bagi masyarakat Maluku Utara yang membutuhkan uluran tangan.

20/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS PROV MALUT
Gelorakan Semangat Berzakat, BAZNAS Prov Malut dan Biro KESRA Prov Malut Salurkan Beasiswa untuk Mahasiswa IAIN Ternate

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Maluku Utara menyalurkan  bantuan beasiswa program "Malut Cerdas". Penyerahan bantuan ini diberikan langsung kepada mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate.

Kegiatan penyaluran tersebut dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Maluku Utara, Drs. H. Fadel Hi. Ali, M.Si., Wakil Ketua II BAZNAS Prov Malut Drs Badaruddin Gailea , serta Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Maluku Utara, Dr. Asrul Gailea, SE., MM, yang didampingi oleh Kepala Bidang Agama, Fadlly U. Muhammad, S.STP, M.Si.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Maluku Utara, Dr. Asrul Gailea, SE., MM, menyerahkan secara simbolis bantuan beasiswa kepada perwakilan mahasiswa. Ia berpesan agar bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menunjang kebutuhan perkuliahan serta memotivasi mahasiswa agar terus berprestasi.

"Kami berharap bantuan beasiswa Malut Cerdas ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa IAIN Ternate dalam menyelesaikan studi mereka," ungkap Asrul.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Maluku Utara, Drs. Fadel Hi. Ali, M.Si., dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi yang kuat antara Pemerintah Daerah dan BAZNAS. Sinergi ini dinilai krusial untuk mengoptimalkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang kemudian diselaraskan dengan program-program pembangunan pemerintah yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

  • "Jika BAZNAS terus diperkuat oleh dukungan penuh pemerintah daerah, kita akan memiliki sumber pendanaan alternatif yang kuat," ujar Fadel.
  • "Dana tersebut dapat diwujudkan dalam berbagai program pemberdayaan yang berdampak langsung dan nyata bagi kesejahteraan masyarakat Maluku Utara," tambahnya.

Sebagai bentuk rasa syukur, Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Maluku Utara turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara beserta jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN). Berkat kesadaran dan konsistensi ASN dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Provinsi Maluku Utara, berbagai program sosial dan pendidikan—termasuk beasiswa Malut Cerdas—dapat terus terlaksana dengan baik.

Melalui momentum penyaluran beasiswa ini, BAZNAS Provinsi Maluku Utara berharap dapat terus menggugah hati para muzaki, khususnya di kalangan ASN Pemprov Maluku Utara dan masyarakat luas. Pengelolaan zakat yang transparan, profesional, dan tepat sasaran terbukti mampu menjadi pilar penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus mengentaskan persoalan sosial di bumi Moloku Kie Raha. 

20/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS PROV MALUT
Dari Zakat untuk Kemandirian, BAZNAS Malut Bantu Pelaku Usaha Mikro Lewat Modal Usaha Tanpa Riba

Senyum bahagia terpancar dari wajah pelaku usaha mikro di Kota Ternate setelah menerima bantuan modal usaha melalui program BAZNAS Microfinance Provinsi Maluku Utara. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Maluku Utara, Drs. Badaruddin Gailea, pada Kamis (30/07/2026).

Program BAZNAS Microfinance kali ini difokuskan kepada kelompok mustahik rentan, yakni para pelaku usaha kecil yang menjadi tulang punggung ekonomi keluarga, namun masih menghadapi keterbatasan permodalan dan rentan terjerat pinjaman berbunga tinggi.

Dalam sambutannya, Drs. Badaruddin Gailea menegaskan bahwa bantuan yang diberikan bukan sekadar tambahan modal usaha, melainkan wujud kepedulian para muzaki yang mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami melihat semangat yang luar biasa dari Ibu-Ibu dalam menjalankan usaha dan mencari rezeki yang halal. Melalui program ini, BAZNAS ingin memastikan usaha-usaha kecil tetap bertahan dan terus berkembang. Bantuan ini merupakan amanah dari para muzaki yang kami salurkan agar para pelaku usaha memiliki kesempatan untuk tumbuh, mandiri, dan meningkatkan taraf hidupnya," ujar Badaruddin.

Melalui program BAZNAS Microfinance, BAZNAS Provinsi Maluku Utara tidak hanya memberikan dukungan permodalan, tetapi juga berkomitmen melakukan pendampingan kepada para penerima manfaat agar usaha yang dijalankan dapat berkembang secara berkelanjutan, lebih produktif, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan keluarga.

Program ini menjadi salah satu bentuk nyata upaya BAZNAS dalam memberdayakan ekonomi umat. Dengan memanfaatkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara produktif, BAZNAS berharap para mustahik mampu meningkatkan kemandirian ekonomi hingga pada waktunya bertransformasi menjadi muzaki yang turut berbagi dan membantu sesama.

30/07/2026 | Kontributor: Humas Baznas

Berita Terbaru

BAZNAS RI Perkuat Profesionalisme Pengelola Zakat Melalui Sertifikasi Kompetensi Tiga Bidang
BAZNAS RI Perkuat Profesionalisme Pengelola Zakat Melalui Sertifikasi Kompetensi Tiga Bidang
TERNATE — BAZNAS RI melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BAZNAS menggelar program Beasiswa Sertifikasi Amil Pelaksana yang dibuka langsung oleh Kepala LSP BAZNAS RI, Drs. H. Muhammad Choirin, Lc., M.A. Kegiatan berbasis Standar Kualifikasi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) ini diikuti oleh 25 peserta dari BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota, LAZ Nasional, dan UPZ. Keikutsertaan amil BAZNAS Provinsi Maluku Utara dalam sertifikasi berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) ini bertujuan menguatkan tata kelola zakat daerah melalui lima dimensi strategis: * Penjaminan Mutu Operasional: Memastikan amil memiliki standar pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang profesional. * Akuntabilitas (Good Zakat Governance): Meminimalisir risiko kesalahan operasional dan penyalahgunaan dana publik (ZIS & DSBK). * Peningkatan Kepercayaan Publik: Memberikan garansi kepada muzakki bahwa dana dikelola oleh amil yang diakui negara dan syariat. * Optimasi Penyaluran: Membekali amil kemampuan survei dan verifikasi agar bantuan tepat sasaran dan mampu mengentaskan kemiskinan. * Pengakuan Profesi: Mengubah paradigma amil dari tenaga sukarela menjadi profesi formal dengan kepastian hukum dan jenjang karir. Skema Uji Kompetensi Uji kompetensi mencakup tiga bidang utama: * Pengumpulan: Konsultasi zakat, pelayanan muzakki, dan administrasi penerimaan. * Penyaluran: Verifikasi kelayakan mustahik dan pengawasan distribusi. * Keuangan & Administrasi: Pencatatan akuntansi zakat dan pengelolaan data perzakatan. Melalui sertifikasi ini, BAZNAS Provinsi Maluku Utara optimis mutu pelayanan zakat di daerah akan semakin profesional, akuntabel, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
BERITA28/10/2026 | Humas BAZNAS Prov Malut
Memperkuat Sinergi dan Optimalisasi ZIS, BAZNAS Provinsi Maluku Utara Gelar Sosialisasi Zakat di KPKNL Ternate
Memperkuat Sinergi dan Optimalisasi ZIS, BAZNAS Provinsi Maluku Utara Gelar Sosialisasi Zakat di KPKNL Ternate
TERNATE – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Maluku Utara menggelar kegiatan sosialisasi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Ternate pada Rabu (26/8/2026). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat optimalisasi pengumpulan ZIS di lingkup instansi vertikal sekaligus mengedukasi jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) mengenai pentingnya penataan zakat secara profesional. Ketua BAZNAS Provinsi Maluku Utara, Drs. H. Fadel Hi. Ali, M.Si., dalam pemaparannya menegaskan kewajiban pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di setiap lembaga pemerintah, baik di tingkat Pemerintah Daerah maupun instansi vertikal yang beroperasi di wilayah Maluku Utara. Menurutnya, pembentukan UPZ bukan sekadar formalitas, melainkan amanat regulasi negara dan syariat Islam untuk mendukung program-program pemerintah sesuai dengan rencana kerja yang telah ditetapkan. "Landasan syariah dan hukum negara kita sudah sangat jelas. Pembentukan UPZ di instansi pemerintah dan swasta menjadi sarana utama agar tata kelola zakat terintegrasi, transparan, dan berdampak langsung pada penurunan angka kemiskinan di daerah kita," ujar Fadel. Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua BAZNAS Provinsi Maluku Utara Drs Badaruddin Gailea menambahkan bahwa potensi pengumpulan ZIS yang dikelola secara optimal akan membuka ruang luas bagi berbagai program pendayagunaan berbasis pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. BAZNAS Maluku Utara telah menyusun serangkaian program unggulan seperti BAZNAS Microfinance, ZMart, dan ZCoffee untuk mendorong kemandirian ekonomi usaha mikro. Selain itu, terdapat program bantuan strategis berupa Beasiswa Pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, bantuan biaya kesehatan, hingga respons cepat melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB). Tidak kalah penting, bantuan yang bersifat konsumtif seperti pemenuhan biaya hidup harian dan paket sembako terus disalurkan secara berkala kepada para mustahik. "Semua program produktif dan sosial ini dapat direalisasikan secara berkelanjutan jika ada sinergi yang kuat antara instansi pemerintah dengan BAZNAS. Ketika ZIS terakumulasi dengan baik, semakin banyak masyarakat miskin di Maluku Utara yang terangkat derajat ekonominya," jelasnya. Selain dampak sosial yang luas, BAZNAS juga mengingatkan manfaat langsung bagi para muzaki (pembayar zakat) dari sudut pandang hukum dan perpajakan. Sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, zakat yang ditunaikan melalui lembaga resmi negara seperti BAZNAS dapat menjadi komponen pengurang penghasilan bruto dalam perhitungan pajak terutang. Untuk mendapatkan fasilitas pengurang pajak tersebut, para pegawai atau masyarakat cukup melampirkan Bukti Setoran Zakat (BSZ) resmi yang diterbitkan oleh BAZNAS saat melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak. Melalui sosialisasi ini, BAZNAS Provinsi Maluku Utara mengajak seluruh ASN di lingkungan KPKNL serta jajaran instansi pemerintah lainnya untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya secara aman dan terpercaya melalui BAZNAS. Mari bersinergi menunaikan kewajiban, membersihkan harta, sekaligus menjadi bagian dari solusi untuk memajukan kesejahteraan masyarakat Maluku Utara.
BERITA26/08/2026 | Humas BAZNAS PROV MALUT
BAZNAS Maluku Utara Hadir Ringankan Beban Asnaf Gharimin, Lunasi Utang Pengobatan Ibu Sugiati di RSUD Chasan Boesori
BAZNAS Maluku Utara Hadir Ringankan Beban Asnaf Gharimin, Lunasi Utang Pengobatan Ibu Sugiati di RSUD Chasan Boesori
Wujud nyata kehadiran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Maluku Utara dalam membantu masyarakat kurang mampu kembali dirasakan. Melalui program "Malut Sehat", BAZNAS Provinsi Maluku Utara menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk melunasi biaya pengobatan seorang warga yang masuk dalam golongan asnaf gharimin (orang yang terlilit utang demi kebaikan, termasuk untuk biaya pengobatan). Bantuan tersebut diberikan kepada Ibu Sugiati, seorang warga yang sebelumnya terpaksa harus berhutang kepada pihak rumah sakit karena terkendala biaya pengobatan yang tidak sedikit. Penyerahan dana pelunasan ini diserahkan langsung oleh pihak BAZNAS Provinsi Maluku Utara dan diterima secara resmi oleh staf Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Chasan Boesori Ternate. Meringankan Beban Warga yang Terlilit Utang Medis Program "Malut Sehat" tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan preventif, tetapi juga tanggap darurat dalam membantu warga dhuafa yang menghadapi krisis finansial akibat masalah kesehatan. Kondisi Ibu Sugiati yang tidak memiliki kemampuan finansial untuk melunasi biaya perobatannya menjadi perhatian serius BAZNAS Provinsi Maluku Utara. Berdasarkan asesmen yang dilakukan, Ibu Sugiati memenuhi kriteria sebagai penerima zakat (asnaf gharimin), di mana bantuan zakat sangat dibutuhkan untuk melepaskan beban utang pengobatan yang menjeratnya. Penyerahan bantuan yang diterima langsung oleh perwakilan staf RSUD Chasan Boesori Ternate ini memastikan bahwa seluruh tanggungan biaya pengobatan Ibu Sugiati dapat diselesaikan dengan baik, sehingga memberikan ketenangan bagi pasien dan keluarganya. Amanah Zakat yang Membawa Berkah Aksi kemanusiaan ini kembali menegaskan bahwa dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS Provinsi Maluku Utara disalurkan secara tepat sasaran kepada mereka yang benar-benar membutuhkan (mustahik). Melalui kisah Ibu Sugiati, BAZNAS Provinsi Maluku Utara ingin menyampaikan pesan mendalam kepada para muzaki—khususnya para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan masyarakat luas—bahwa setiap rupiah zakat yang ditunaikan memiliki kekuatan besar untuk menyelamatkan dan meringankan beban sesama manusia di saat-saat paling krusial. BAZNAS Provinsi Maluku Utara terus mengajak seluruh elemen masyarakat dan para muzaki untuk mempercayakan pengaliran zakat melalui lembaga resmi. Dengan pengelolaan yang transparan dan profesional, zakat terbukti mampu menjadi jaring pengaman sosial yang solutif bagi masyarakat Maluku Utara yang membutuhkan uluran tangan.
BERITA20/08/2026 | Humas BAZNAS PROV MALUT
Gelorakan Semangat Berzakat, BAZNAS Prov Malut dan Biro KESRA Prov Malut Salurkan Beasiswa untuk Mahasiswa IAIN Ternate
Gelorakan Semangat Berzakat, BAZNAS Prov Malut dan Biro KESRA Prov Malut Salurkan Beasiswa untuk Mahasiswa IAIN Ternate
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Maluku Utara menyalurkan bantuan beasiswa program "Malut Cerdas". Penyerahan bantuan ini diberikan langsung kepada mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate. Kegiatan penyaluran tersebut dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Maluku Utara, Drs. H. Fadel Hi. Ali, M.Si., Wakil Ketua II BAZNAS Prov Malut Drs Badaruddin Gailea , serta Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Maluku Utara, Dr. Asrul Gailea, SE., MM, yang didampingi oleh Kepala Bidang Agama, Fadlly U. Muhammad, S.STP, M.Si. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Maluku Utara, Dr. Asrul Gailea, SE., MM, menyerahkan secara simbolis bantuan beasiswa kepada perwakilan mahasiswa. Ia berpesan agar bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menunjang kebutuhan perkuliahan serta memotivasi mahasiswa agar terus berprestasi. "Kami berharap bantuan beasiswa Malut Cerdas ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa IAIN Ternate dalam menyelesaikan studi mereka," ungkap Asrul. Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Maluku Utara, Drs. Fadel Hi. Ali, M.Si., dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi yang kuat antara Pemerintah Daerah dan BAZNAS. Sinergi ini dinilai krusial untuk mengoptimalkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang kemudian diselaraskan dengan program-program pembangunan pemerintah yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). "Jika BAZNAS terus diperkuat oleh dukungan penuh pemerintah daerah, kita akan memiliki sumber pendanaan alternatif yang kuat," ujar Fadel. "Dana tersebut dapat diwujudkan dalam berbagai program pemberdayaan yang berdampak langsung dan nyata bagi kesejahteraan masyarakat Maluku Utara," tambahnya. Sebagai bentuk rasa syukur, Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Maluku Utara turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara beserta jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN). Berkat kesadaran dan konsistensi ASN dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Provinsi Maluku Utara, berbagai program sosial dan pendidikan—termasuk beasiswa Malut Cerdas—dapat terus terlaksana dengan baik. Melalui momentum penyaluran beasiswa ini, BAZNAS Provinsi Maluku Utara berharap dapat terus menggugah hati para muzaki, khususnya di kalangan ASN Pemprov Maluku Utara dan masyarakat luas. Pengelolaan zakat yang transparan, profesional, dan tepat sasaran terbukti mampu menjadi pilar penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus mengentaskan persoalan sosial di bumi Moloku Kie Raha.
BERITA20/08/2026 | Humas BAZNAS PROV MALUT
Dari Zakat untuk Kemandirian, BAZNAS Malut Bantu Pelaku Usaha Mikro Lewat Modal Usaha Tanpa Riba
Dari Zakat untuk Kemandirian, BAZNAS Malut Bantu Pelaku Usaha Mikro Lewat Modal Usaha Tanpa Riba
Senyum bahagia terpancar dari wajah pelaku usaha mikro di Kota Ternate setelah menerima bantuan modal usaha melalui program BAZNAS Microfinance Provinsi Maluku Utara. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Maluku Utara, Drs. Badaruddin Gailea, pada Kamis (30/07/2026). Program BAZNAS Microfinance kali ini difokuskan kepada kelompok mustahik rentan, yakni para pelaku usaha kecil yang menjadi tulang punggung ekonomi keluarga, namun masih menghadapi keterbatasan permodalan dan rentan terjerat pinjaman berbunga tinggi. Dalam sambutannya, Drs. Badaruddin Gailea menegaskan bahwa bantuan yang diberikan bukan sekadar tambahan modal usaha, melainkan wujud kepedulian para muzaki yang mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Kami melihat semangat yang luar biasa dari Ibu-Ibu dalam menjalankan usaha dan mencari rezeki yang halal. Melalui program ini, BAZNAS ingin memastikan usaha-usaha kecil tetap bertahan dan terus berkembang. Bantuan ini merupakan amanah dari para muzaki yang kami salurkan agar para pelaku usaha memiliki kesempatan untuk tumbuh, mandiri, dan meningkatkan taraf hidupnya," ujar Badaruddin. Melalui program BAZNAS Microfinance, BAZNAS Provinsi Maluku Utara tidak hanya memberikan dukungan permodalan, tetapi juga berkomitmen melakukan pendampingan kepada para penerima manfaat agar usaha yang dijalankan dapat berkembang secara berkelanjutan, lebih produktif, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan keluarga. Program ini menjadi salah satu bentuk nyata upaya BAZNAS dalam memberdayakan ekonomi umat. Dengan memanfaatkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara produktif, BAZNAS berharap para mustahik mampu meningkatkan kemandirian ekonomi hingga pada waktunya bertransformasi menjadi muzaki yang turut berbagi dan membantu sesama.
BERITA30/07/2026 | Humas Baznas
BAZNAS Malut Bantu Rujukan Pengobatan Ibu Fanijiko, Ojol Mualaf Korban Tabrak Lari
BAZNAS Malut Bantu Rujukan Pengobatan Ibu Fanijiko, Ojol Mualaf Korban Tabrak Lari
TERNATE – Ujian tengah menimpa Ibu Fanijiko (48 tahun), seorang janda sekaligus mualaf tangguh yang sehari-hari berjuang di jalanan Kota Ternate sebagai pengemudi ojek online (ojol) perempuan. Beberapa bulan lalu, usai mengantarkan penumpang di kawasan pusat kota, Ibu Fanijiko menjadi korban tabrak lari yang menyebabkan tangan kanannya mengalami patah tulang serius. Pihak RSUD Chasan Boesoirie Ternate menyatakan bahwa luka patah tulang yang dialaminya memerlukan tindakan operasi medis khusus. Keterbatasan fasilitas di rumah sakit setempat mengharuskan Ibu Fanijiko dirujuk ke Manado demi menyelamatkan fungsi tangan kanannya yang menjadi tumpuan utama dalam mencari nafkah. Mendengar kabar ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Maluku Utara bergerak cepat. Sebagai lembaga yang menjadi jembatan kepedulian umat, BAZNAS resmi menyalurkan bantuan kesehatan darurat guna membiayai akomodasi rujukan pengobatan Ibu Fanijiko dari Ternate ke Manado. Sebagai seorang kepala keluarga tunggal dengan penghasilan harian ojol yang tidak menentu, biaya transportasi antarpulau, operasi, hingga perawatan medis lanjutan di luar daerah adalah biaya yang mustahil ditembusnya sendirian. "BAZNAS hadir untuk memastikan bahwa tidak ada mustahik yang merasa sendirian saat ditimpa musibah. Terlebih bagi Ibu Fanijiko, seorang mualaf tangguh yang selama ini mandiri berjuang di jalanan. Memfasilitasi rujukan medis antarpulau ini adalah wujud nyata amanah zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki," ujar perwakilan pimpinan BAZNAS Provinsi Maluku Utara. Melalui bantuan ini, BAZNAS Maluku Utara berharap Ibu Fanijiko dapat segera menjalani operasi dengan lancar dan kembali pulih agar dapat beraktivitas seperti sedia kala. Kisah Ibu Fanijiko adalah satu dari sekian banyak potret perjuangan mustahik di Maluku Utara. Kehadiran BAZNAS dalam meringankan beban ini membuktikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang ditunaikan oleh masyarakat memiliki kekuatan luar biasa untuk menyambung harapan hidup sesama. Melalui bantuan ini, BAZNAS Maluku Utara berharap proses operasi Ibu Fanijiko di Manado dapat berjalan lancar sehingga ia bisa segera pulih dan kembali beraktivitas mencari nafkah demi keluarganya. Kisah Ibu Fanijiko adalah potret nyata bagaimana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang ditunaikan oleh masyarakat melalui BAZNAS memiliki kekuatan besar untuk menyambung harapan hidup sesama yang sedang mengalami kesulitan. Mari bersama-sama kita doakan kesembuhan Ibu Fanijiko, dan terus dukung gerakan kemanusiaan BAZNAS Maluku Utara agar manfaatnya dapat terus menjangkau lebih banyak jiwa yang membutuhkan.
BERITA14/07/2026 | Humas BAZNAS PROV MALUT
Zakat Anda Ringankan Senyum Mereka, BAZNAS Malut Bantu Biaya Pengobatan Anak Driver Ojol
Zakat Anda Ringankan Senyum Mereka, BAZNAS Malut Bantu Biaya Pengobatan Anak Driver Ojol
TERNATE, 14 Juli 2026 – Senyum penuh harap terpancar dari wajah M. Sofyan Rahman, seorang pekerja ojek online (Go-Jek) di Ternate. Di tengah perjuangannya mencari nafkah dengan penghasilan yang tidak menentu, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Maluku Utara hadir mengulurkan tangan, membawa berkah dari para muzaki untuk kesembuhan putra kecilnya. BAZNAS Maluku Utara secara resmi menyalurkan bantuan dana kesehatan kepada M. Ramadan Sofyan, balita berusia 3 tahun yang saat ini tengah berjuang melawan sakit dan membutuhkan biaya pengobatan intensif. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Kantor BAZNAS Provinsi Maluku Utara. Bagi seorang driver ojol seperti Bapak Sofyan, biaya pengobatan anak di tengah ketidakpastian penghasilan harian adalah beban yang sangat berat. Air mata haru tak terbendung saat ia menerima titipan amanah dari para pembayar zakat tersebut. "Saya sangat berterima kasih kepada BAZNAS Maluku Utara dan seluruh muzaki. Sebagai pekerja Go-Jek, penghasilan saya tidak menentu. Sangat sulit bagi kami untuk menutupi seluruh biaya pengobatan anak saya. Bantuan ini adalah jawaban atas doa-doa kami. Insya Allah, ini sangat berarti untuk kesembuhan Ramadan," ujar Sofyan dengan suara bergetar. Pimpinan BAZNAS Maluku Utara menegaskan bahwa setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan oleh masyarakat langsung dikonversikan menjadi jembatan kebaikan bagi para mustahik (penerima zakat) yang membutuhkan, khususnya di sektor kesehatan darurat. "Program Kesehatan BAZNAS Maluku Utara hadir sebagai wujud nyata hadirnya dana zakat di tengah kesulitan umat. Kami fokus membantu pemenuhan kebutuhan dasar kesehatan bagi warga yang tidak mampu menanggung biaya pengobatan sendiri. Semoga bantuan ini mempercepat kesembuhan ananda M. Ramadan Sofyan dan meringankan beban keluarga Bapak Sofyan," ungkap perwakilan BAZNAS Malut. Bantuan kesehatan ini diharapkan dapat sepenuhnya menopang proses rawat dan pengobatan rawat jalan Ramadan hingga ia bisa tumbuh sehat dan ceria kembali. Melalui momentum ini, BAZNAS Maluku Utara mengajak seluruh masyarakat, khususnya para muzaki, untuk terus konsisten menunaikan kewajiban zakat dan berbagi kebaikan melalui lembaga resmi. Semakin banyak zakat yang terhimpun, semakin banyak pula anak-anak seperti Ramadan dan keluarga pekerja informal seperti Bapak Sofyan yang dapat terselamatkan dan mandiri secara ekonomi, pendidikan, serta kesehatan. Mari bersihkan harta, lipat gandakan berkah, dan bantu sesama dengan menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah terbaik Anda melalui BAZNAS Provinsi Maluku Utara.
BERITA14/07/2026 | Humas BAZNAS PROV MALUT
Menatap Peran BAZNAS Maluku Utara dalam Napas Hari Lahir Pancasila
Menatap Peran BAZNAS Maluku Utara dalam Napas Hari Lahir Pancasila
Momentum peringatan Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni bukan sekadar ritual seremonial, melainkan panggilan bagi seluruh elemen bangsa untuk merenungkan kembali sejauh mana nilai-nilai luhur dasar negara telah mewujud dalam realitas sosial. Di Provinsi Maluku Utara, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) hadir sebagai salah satu pilar penopang yang secara nyata membumikan sila kelima: "Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia". Secara nasional, BAZNAS telah bertransformasi dari sekadar lembaga pengumpul donasi keagamaan menjadi instrumen strategis pembangunan nasional. Melalui tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang modern, transparan, dan akuntabel, BAZNAS bergerak aktif dalam memotong rantai kemiskinan dan memperkecil jurang ketimpangan sosial di seantero negeri. Program Produktif: Mengubah Mustahik Menjadi Muzakki Di bumi Moloku Kie Raha, BAZNAS Provinsi Maluku Utara mengambil peran krusial ini dengan menerjemahkan nilai-nilai keadilan Pancasila ke dalam program-program kerja yang menyentuh langsung akar rumput. Mengingat tantangan geografis dan ekonomi wilayah kepulauan, BAZNAS Maluku Utara tidak lagi berfokus pada bantuan konsumtif yang bersifat sementara, melainkan beralih masif ke sektor pemberdayaan ekonomi produktif. Pemberdayaan ini menyasar langsung masyarakat kurang mampu (mustahik) melalui berbagai program unggulan, seperti: Bantuan Modal Usaha Mikro: Menyuntikkan modal bagi pedagang kecil, nelayan, dan petani lokal agar usaha mereka dapat mandiri dan berkelanjutan. Beasiswa Pendidikan BAZNAS: Menjamin keberlanjutan pendidikan anak-anak kurang mampu di Maluku Utara guna memutus rantai kemiskinan struktural melalui jalur edukasi. Melalui pendekatan ini, BAZNAS Maluku Utara berikhtiar melakukan akselerasi kelas sosial, mengubah para penerima manfaat (mustahik) agar kelak tumbuh menjadi pembayar zakat (muzakki) yang mandiri secara ekonomi. Zakat Sebagai Jembatan Keadilan dan Persatuan Ketua BAZNAS Provinsi Maluku Utara menegaskan bahwa zakat memiliki dimensi kebangsaan yang sangat kuat. "Zakat adalah instrumen keadilan ekonomi yang paling berkeadilan. Saat para agniya (orang berkecukupan) menunaikan kewajibannya melalui BAZNAS, di situlah terjadi redistribusi kesejahteraan yang merata. Ini adalah wujud nyata gotong royong—ruh asli dari Pancasila," ujarnya dalam refleksi Hari Lahir Pancasila. Di tengah upaya daerah mengejar ketertinggalan ekonomi dan memperkuat ketahanan sosial, kehadiran BAZNAS Maluku Utara terbukti menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menurunkan angka kemiskinan ekstrem dan stunting. Gugahan Kesadaran Berzakat Melalui momentum Hari Lahir Pancasila ini, BAZNAS Provinsi Maluku Utara mengajak seluruh ASN, pelaku usaha, pejabat daerah, serta masyarakat luas yang memiliki kelebihan rezeki untuk menyalurkan zakatnya secara resmi. Menyalurkan zakat melalui BAZNAS bukan hanya sekadar pemenuhan kewajiban spiritual, melainkan juga sebuah kontribusi nyata bagi kedaulatan bangsa. Setiap rupiah yang dititipkan akan dikelola secara profesional untuk membangun Maluku Utara yang lebih sejahtera, adil, dan bermartabat. Mari bersama BAZNAS Maluku Utara, kita kokohkan pilar keadilan sosial, bahu-membahu membangun Indonesia yang kuat di atas landasan suci Pancasila. (Humas BAZNAS Provinsi Maluku Utara)
BERITA01/06/2026 | Humas BAZNAS Prov Malut
Lelah yang Menjadi Berkah: Potret Sinergi Panitia Kurban 2026 BAZNAS dan Pemdes Toniku di Ujung Halmahera
Lelah yang Menjadi Berkah: Potret Sinergi Panitia Kurban 2026 BAZNAS dan Pemdes Toniku di Ujung Halmahera
JAILOLO SELATAN, BAZNAS – Di balik senyum bahagia ratusan warga Desa Toniku yang menerima daging kurban pada Kamis (28/5/2026), ada cerita tentang peluh, lelah, dan ketulusan yang luar biasa dari para panitia. Kesuksesan pelaksanaan Kurban BAZNAS 2026 di pelosok Halmahera Barat ini menjadi potret nyata betapa kuatnya dampak yang dihasilkan ketika BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Maluku Utara, dan Pemerintah Desa Toniku menyatu dalam satu visi kemanusiaan. Sejak persiapannya, panitia gabungan ini telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa. Menyalurkan hewan kurban di wilayah pelosok bukanlah perkara mudah; dibutuhkan komitmen logistik, koordinasi fisik, hingga pengorbanan waktu yang tidak sedikit. Namun, semua tantangan itu runtuh oleh semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh seluruh elemen panitia. Apresiasi Setinggi-Tingginya untuk Pahlawan Kebaikan Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Maluku Utara, Drs. Badaruddin Gailea, tidak dapat menyembunyikan rasa haru dan bangganya saat melihat bagaimana panitia bekerja tanpa kenal lelah dari fajar hingga petang. "Kesuksesan hari ini bukan milik perorangan, melainkan buah dari keringat dan keikhlasan panitia gabungan BAZNAS dan Pemdes Toniku. Mereka adalah jembatan amanah yang sesungguhnya. Tanpa manajemen lapangan yang rapi, ketegasan, dan kelembutan hati para panitia, mustahil acara sebesar ini berjalan begitu tertib dan menyentuh. Saya angkat topi dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya untuk seluruh panitia," ungkap Drs. Badaruddin dengan mata berkaca-kaca. Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Toniku, M. Asgar Hi. Muin, S.Sos., juga memuji kekompakan tim BAZNAS dan perangkat desanya. Ia melihat sendiri bagaimana staf pelaksana BAZNAS membaur tanpa sekat dengan pemuda dan masyarakat desa. "Ini bukan sekadar kerja sama kepanitiaan, ini sudah seperti keluarga. Komunikasi yang dibangun sangat luar biasa. Saya melihat langsung bagaimana lelahnya panitia, namun tidak ada satu pun keluhan yang keluar. Semua dihadapi dengan senyuman demi membahagiakan warga kami. Terima kasih panitia BAZNAS, Anda semua luar biasa!" tegas M. Asgar. Keringat yang Menjelma Menjadi Penyemangat Kerja sama yang solid ini menjadi standar baru (benchmark) pelaksanaan program kemanusiaan di Maluku Utara. Di bawah terik matahari Jailolo Selatan, panitia membuktikan bahwa keterbatasan geografis bisa ditundukkan dengan kekuatan ukhuwah (persaudaraan). Bagi staf pelaksana BAZNAS Provinsi Maluku Utara dan jajaran Pemdes Toniku, rasa lelah fisik seketika sirna saat melihat kantong-kantong kurban berhasil diantarkan langsung ke tangan para lansia dan keluarga yang membutuhkan. Lelah mereka telah dibayar tunai oleh doa-doa tulus yang mengalir dari rumah-rumah warga. Catatan Emas untuk Masa Depan Suksesnya pelaksanaan Kurban 2026 di Desa Toniku ini meninggalkan pesan mendalam bagi seluruh amilin dan amilat BAZNAS: bahwa amanah para mudhohi akan selalu menemukan jalannya jika dijaga oleh tangan-tangan yang ikhlas. Kekompakan panitia tahun ini bukan sekadar akhir dari sebuah proyek ibadah, melainkan awal dari bahan bakar semangat untuk menyongsong program-program kemanusiaan berikutnya. Sinergi yang terukir di Desa Toniku telah membuktikan bahwa ketika hati terkoneksi dalam kebaikan, jarak sejauh apa pun akan terasa dekat, dan tugas seberat apa pun akan terasa ringan.
BERITA29/05/2026 | Humas BAZNAS
Sinergi BAZNAS dan Pemdes Toniku Hadirkan Senyuman di Pelosok Halmahera Barat!
Sinergi BAZNAS dan Pemdes Toniku Hadirkan Senyuman di Pelosok Halmahera Barat!
JAILOLO SELATAN, BAZNAS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama BAZNAS Provinsi Maluku Utara dan Pemerintah Desa Toniku sukses menyelenggarakan pemotongan dan pendistribusian hewan kurban pada Hari Tasyrik pertama, Kamis (28/5/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Desa Toniku, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat ini menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS dalam mengantarkan amanah para mudhohi (pekurban) hingga ke pelosok negeri. Pelaksanaan kurban di desa pesisir ini dihadiri langsung oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Maluku Utara, Drs. Badaruddin Gailea, beserta jajaran staf pelaksana. Kehadiran tim BAZNAS disambut hangat oleh Kepala Desa Toniku, M. Asgar Hi. Muin, S.Sos., bersama perangkat desa dan ratusan warga yang antusias berpartisipasi sejak pagi hari. Amanah yang Menembus Batas Drs. Badaruddin Gailea dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para pekurban yang telah menitipkan hewan kurbannya melalui BAZNAS RI. Menurutnya, program Kurban BAZNAS tahun ini sengaja menyasar wilayah-wilayah yang minim pelaksanaan kurban agar distribusi daging dapat dirasakan secara merata. "Kami hadir di Desa Toniku untuk memastikan bahwa setiap tetes darah dan setiap helai bulu dari hewan kurban yang diniatkan oleh bapak dan ibu para mudhohi di pusat, benar-benar mengalirkan berkah dan kebahagiaan di tempat yang tepat. Di sinilah, di pelosok Halmahera Barat, amanah Anda kami tunaikan dengan penuh tanggung jawab," ujar Badaruddin dengan penuh khidmat. Sinergi Pemerintah Desa dan Masyarakat Apresiasi tinggi juga datang dari pihak Pemerintah Desa Toniku. Kepala Desa, M. Asgar Hi. Muin, S.Sos., mengungkapkan bahwa kehadiran program kurban dari BAZNAS RI dan BAZNAS Provinsi ini membawa kebahagiaan yang luar biasa bagi warganya. "Kami atas nama pemerintah desa dan seluruh masyarakat Toniku mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada BAZNAS dan seluruh pekurban. Gotong royong warga hari ini dalam membantu proses penyembelihan hingga pembagian adalah bentuk rasa syukur kami. Kurban ini tidak hanya sekadar memberi daging, tetapi menguatkan persaudaraan kami di daerah," tutur M. Asgar. Sejak pagi, suasana kebersamaan begitu kental terasa. Perangkat desa bersama pemuda dan tokoh masyarakat bahu-bahu membantu proses pencacahan hingga pengemasan daging kurban ke dalam wadah yang ramah lingkungan, sebelum dibagikan kepada mustahik yang berhak. Pesan untuk Para Mudhohi Melalui pelaksanaan kurban tahun 2026 ini, BAZNAS kembali membuktikan bahwa jarak bukanlah penghalang untuk berbagi kebaikan. Bagi para mudhohi, senyum bahagia yang terpancar dari wajah-wajah warga Desa Toniku adalah jawaban atas ketulusan ibadah kurban Anda. Hewan kurban yang Anda titipkan telah menjelma menjadi energi kebaikan, gizi bagi anak-anak di pelosok, dan doa-doa tulus yang mengetuk pintu langit dari masyarakat Maluku Utara.
BERITA29/05/2026 | Humas BAZNAS
Revolusi Ibadah Haji: DAM Haji bisa dipotong di Maluku Utara
Revolusi Ibadah Haji: DAM Haji bisa dipotong di Maluku Utara
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Maluku Utara dan BAZNAS Kota Ternate memperkuat koordinasi bersama Kanwil Kementerian Haji dan Umrah terkait pembayaran Dam (hadyu) bagi jemaah haji. Langkah strategis ini diambil untuk memastikan pelaksanaan ibadah jemaah tidak hanya sah secara syar'i, tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat di daerah asal. Rapat koordinasi ini dihadiri langsung oleh Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Maluku Utara, H. Muhammad Zaber Wahid, Ketua BAZNAS Provinsi Maluku Utara, Drs. Fadel H. Ali, M.Si, Wakil Ketua II BAZNAS Maluku Utara, Drs. Badarudin Gailea, serta Wakil Ketua I BAZNAS Kota Ternate H. Mu'min Arif SH,MH Pilihan Ibadah yang Melindungi Jemaah Sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Haji dan Umrah Nomor S-50/BN/2026, jemaah haji Indonesia memiliki hak penuh untuk memilih jenis haji (Ifrad, Qiran, atau Tamattu'). Bagi mayoritas jemaah Indonesia yang melaksanakan haji Tamattu', kewajiban membayar Dam kini mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah agar terhindar dari praktik ilegal. Fatwa Keabsahan: Dam di Tanah Air Sah Secara Syar'i Penguatan narasi ini juga didukung oleh Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Nomor 04/2026 yang menetapkan bahwa pengalihan lokasi penyembelihan Dam dari Tanah Haram ke tanah air adalah sah secara syar'i. Beberapa pertimbangan hukum (illat) yang mendasari fatwa tersebut antara lain: Kemanfaatan Sosial: Distribusi daging Dam di tanah air jauh lebih tepat sasaran untuk membantu masyarakat fakir miskin dan penanganan stunting di pelosok Nusantara. Kategori Ta'aqquli: Ketentuan lokasi penyembelihan dipandang sebagai ibadah yang memiliki alasan rasional (bukan ibadah murni yang kaku), di mana tujuan utamanya adalah distribusi manfaat daging kepada yang membutuhkan. Prinsip Kemudahan: Syariat memberikan ruang fleksibilitas (substitusi) agar ibadah tidak sia-sia secara sosial jika terjadi surplus daging yang mubazir di Tanah Suci. Mekanisme Pelaksanaan di Maluku Utara Ketua BAZNAS Maluku Utara, Drs. Fadel H. Ali, M.Si, menjelaskan bahwa selama regulasi teknis nasional sedang disusun, jemaah tetap dapat melaksanakan penyembelihan di tanah air melalui lembaga resmi seperti BAZNAS atau LAZ. "Kami di Maluku Utara siap mengelola dana Dam jemaah dengan prinsip transparan dan akuntabel. Hewan yang disembelih dipastikan memenuhi kriteria syar'i, dan dagingnya akan didistribusikan kepada warga kita yang membutuhkan di desa-desa terpencil," ujar Fadel H. Ali. Dengan sinergi antara pemerintah dan lembaga zakat, diharapkan jemaah haji asal Maluku Utara dapat menjalankan ibadah dengan tenang, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan umat di bumi Moloku Kie Raha.
BERITA06/05/2026 | Humas BAZNAS
Sinergi di Ujung Utara: BKKBN dan BAZNAS Salurkan Bantuan Stunting di Desa Dama
Sinergi di Ujung Utara: BKKBN dan BAZNAS Salurkan Bantuan Stunting di Desa Dama
Semangat kolaborasi lintas sektor dalam menekan angka stunting di Maluku Utara terus diperkuat. Bertempat di Desa Dama, Kecamatan Loloda Kepulauan, Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Utara bersama BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten Halmahera Utara menyalurkan paket bantuan pangan bergizi bagi anak-anak dan ibu menyusui. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan tidak ada anak di wilayah kepulauan yang tertinggal dalam mendapatkan akses nutrisi yang layak. Kehadiran Langsung Pimpinan sebagai Bentuk Kepedulian Kehadiran Kepala Perwakilan BKKBN Maluku Utara, dr. Victor Palimbong, M.K.M., AIFO-K, di lokasi menunjukkan bahwa penanganan stunting bukan sekadar urusan administratif, melainkan aksi nyata di lapangan. Didampingi oleh Pimpinan BAZNAS Halmahera Utara, Bapak Sudarmin Rabi, penyaluran bantuan ini menyasar kelompok paling rentan: balita dengan indikasi kurang gizi dan ibu menyusui. "Stunting bukan hanya masalah pertumbuhan fisik, tapi investasi masa depan bangsa. Kita hadir di Desa Dama untuk memastikan intervensi nutrisi sampai ke tangan yang tepat, di waktu yang tepat," ujar dr. Victor di sela-sela kegiatan. Paket Nutrisi untuk Masa Depan Penyaluran bantuan ini meliputi paket sembako yang telah dikurasi khusus untuk memenuhi kebutuhan protein dan vitamin. Fokus utama diberikan kepada: Anak-anak usia pertumbuhan: Untuk mencegah terjadinya kekerdilan dan gangguan kognitif. Ibu Menyusui: Sebagai garda terdepan dalam pemberian ASI eksklusif dan pemenuhan gizi awal kehidupan. Gotong Royong Melawan Stunting Pimpinan BAZNAS Halmahera Utara, Sudarmin Rabi, menekankan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS kini semakin diarahkan pada program produktif dan kesehatan masyarakat, termasuk penanganan stunting. “Kolaborasi dengan BKKBN ini adalah wujud nyata gotong royong. Kami ingin memastikan bahwa setiap bantuan yang disalurkan memberikan dampak langsung pada kesehatan generasi penerus di Loloda Kepulauan,” pungkas Sudarmin. Harapan Baru di Loloda Kepulauan Desa Dama yang terletak di wilayah kepulauan memiliki tantangan geografis tersendiri dalam akses logistik. Namun, dengan turunnya tim gabungan ini, masyarakat merasa optimis. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni sesaat, melainkan pemantik kesadaran kolektif bagi warga desa tentang pentingnya pola asuh dan pola makan sehat dalam mencegah stunting sejak dini.
BERITA29/04/2026 | Humas BAZNAS
Tingkatkan Transparansi dan Akuntabilitas, BAZNAS Halmahera Selatan Gelar BIMTEK Aplikasi SIMBA
Tingkatkan Transparansi dan Akuntabilitas, BAZNAS Halmahera Selatan Gelar BIMTEK Aplikasi SIMBA
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Halmahera Selatan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) penggunaan aplikasi Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya penguatan tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara digital di wilayah Kabupaten Halmahera Selatan. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Kabupaten Halmahera Selatan mendapatkan pendampingan langsung dari tim teknis BAZNAS Provinsi Maluku Utara untuk memastikan seluruh operator dan komisioner memahami alur kerja sistem informasi terbaru yang terintegrasi secara nasional tersebut. Tujuan Strategis Pelaksanaan BIMTEK Penyelenggaraan BIMTEK SIMBA ini memiliki beberapa tujuan utama bagi BAZNAS Kabupaten Halmahera Selatan, di antaranya: 1.Standardisasi Pelaporan Keuangan Memastikan seluruh pencatatan transaksi ZIS di Halmahera Selatan sesuai dengan standar PSAK 409, sehingga laporan keuangan yang dihasilkan akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. 2. Integrasi Data Nasional Menghubungkan data penghimpunan dan penyaluran lokal secara *real-time* ke sistem pusat, guna mempermudah pemantauan kinerja pengelolaan zakat secara nasional. 3.Meningkatkan Transparansi Publik Mewujudkan pengelolaan zakat yang transparan bagi muzaki (pembayar zakat) melalui sistem digital yang terverifikasi, guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga. 4.Optimalisasi Kinerja Amil Meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di BAZNAS Halmahera Selatan agar lebih cakap teknologi dalam mengelola administrasi yang kompleks secara lebih efisien dan cepat. 5.Penguatan Audit Syariah dan Keuangan Mempermudah proses audit internal maupun eksternal di masa mendatang, karena setiap data yang masuk ke dalam SIMBA memiliki jejak digital yang jelas dan valid. Sinergi Provinsi dan Kabupaten Pihak BAZNAS Provinsi Maluku Utara yang hadir sebagai pendamping menekankan bahwa penguasaan aplikasi SIMBA bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan bagi setiap instansi BAZNAS di tingkat daerah. Hal ini selaras dengan prinsip 3 Aman yang dijunjung tinggi oleh BAZNAS, yakni Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Ketua BAZNAS Kabupaten Halmahera Selatan menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan oleh pihak Provinsi. Diharapkan setelah BIMTEK ini, pelaporan zakat dari Halmahera Selatan dapat dilakukan secara lebih disiplin, tepat waktu, dan memberikan gambaran nyata mengenai dampak pendayagunaan zakat bagi kesejahteraan umat di Bumi Saruma.
BERITA26/04/2026 | Humas BAZNAS Prov MALUT
BAZNAS MALUKU UTARA SALURKAN MODAL USAHA UNTUK PEDAGANG RENTAN
BAZNAS MALUKU UTARA SALURKAN MODAL USAHA UNTUK PEDAGANG RENTAN
Senyum syukur merekah di wajah lima pedagang kecil di Kota Ternate saat menerima modal usaha melalui program BAZNAS Microfinance Provinsi Maluku Utara. Bantuan modal usaha ini diserahkan langsung oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Maluku Utara, Drs. Badaruddin Gailea, pada Selasa (21/04/2026). Program BAZNAS Microfinance kali ini secara khusus menyasar kelompok "Mustahik Rentan"—para pejuang ekonomi keluarga yang kesehariannya bergantung pada dagangan kecil-kecilan namun seringkali terbentur keterbatasan modal dan jeratan pinjaman tidak sehat. Dalam penyaluran tersebut, Drs. Badaruddin Gailea menyampaikan bahwa bantuan ini bukan sekadar pemberian materi, melainkan bentuk kasih sayang para muzaki (pembayar zakat) yang dititipkan melalui BAZNAS untuk menjaga martabat para pedagang kecil. "Kami melihat semangat luar biasa dari bapak dan ibu sekalian dalam menjemput rezeki halal. BAZNAS hadir untuk memastikan usaha kecil ini tidak padam. Ini adalah amanah dari zakat umat yang kami salurkan agar para pedagang rentan memiliki kemandirian ekonomi dan perlahan bisa naik kelas," ujar Badaruddin penuh hangat saat menyapa para penerima manfaat. Salah satu penerima manfaat, seorang ibu pedagang sayur musiman, tak kuasa menahan haru. Baginya, bantuan modal tanpa bunga ini adalah jawaban atas doa-doanya di tengah himpitan harga kebutuhan yang kian melonjak. Program BAZNAS Microfinance Provinsi Maluku Utara memang didesain berbeda. Selain memberikan suntikan modal, BAZNAS juga berkomitmen memberikan pendampingan agar usaha para mustahik tetap berkelanjutan dan berkah. Melalui langkah nyata ini, BAZNAS Provinsi Maluku Utara kembali menegaskan perannya sebagai jembatan kebajikan, mengubah mustahik (penerima zakat) menjadi muzaki (pemberi zakat) di masa depan melalui pemberdayaan ekonomi yang terukur dan tepat sasaran. #BAZNASMalukuUtara #ZakatMemberdayakan #MicrofinanceBAZNAS #PilihanPertamaPembayarZakat #PeduliPedagangKecil
BERITA21/04/2026 | Humas BAZNAS
Wujudkan Kenyamanan Santri, BAZNAS Maluku Utara Salurkan Bantuan Pembangunan Panti Asuhan Nurul Fajri
Wujudkan Kenyamanan Santri, BAZNAS Maluku Utara Salurkan Bantuan Pembangunan Panti Asuhan Nurul Fajri
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Maluku Utara dalam mendukung sarana pendidikan dan sosial bagi anak-anak yatim piatu. Kali ini, BAZNAS menyalurkan bantuan berupa material bangunan untuk percepatan pembangunan Gedung Panti Asuhan Nurul Fajri yang berlokasi di Kelurahan Moya, Kota Ternate Tengah. Bantuan tersebut diserahkan langsung secara simbolis oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Maluku Utara, Drs. Badaruddin Gailea, kepada pengurus panti asuhan pada [Sebutkan Hari/Tanggal]. Dalam penyampaiannya, Drs. Badaruddin Gailea berharap bantuan material ini dapat mempercepat proses renovasi atau pembangunan gedung, sehingga para santri di Panti Asuhan Nurul Fajri dapat menempati hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman. BAZNAS hadir sebagai jembatan kebaikan dari para muzaki (pembayar zakat). Bantuan material ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap fasilitas dakwah dan sosial. Semoga dengan bangunan yang lebih baik, anak-anak kita di sini bisa belajar dan beristirahat dengan lebih tenang," ujar Drs. Badaruddin. Pihak pengurus Panti Asuhan Nurul Fajri turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian BAZNAS Maluku Utara. Mereka mengaku bantuan ini sangat berarti mengingat kebutuhan material bangunan merupakan salah satu komponen biaya terbesar dalam proses pembangunan panti. Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan BAZNAS Provinsi Maluku Utara dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran, demi meningkatkan kesejahteraan umat dan mendukung infrastruktur sosial di wilayah Maluku Utara.
BERITA17/04/2026 | HUMAS BAZNAS Prov Malut
Wujudkan Kemandirian Ekonomi, BAZNAS Maluku Utara Gelar Panen Perdana Jagung di Desa Toniku
Wujudkan Kemandirian Ekonomi, BAZNAS Maluku Utara Gelar Panen Perdana Jagung di Desa Toniku
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Maluku Utara melaksanakan panen perdana program Lumbung Pangan berupa komoditas jagung di Desa Toniku, Kabupaten Halmahera Barat. Program produktif ini dikelola secara langsung oleh Kelompok Tani Raihan sebagai upaya optimalisasi dana zakat untuk pemberdayaan ekonomi umat. Kegiatan panen raya ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Provinsi Maluku Utara, Drs. Fadel Hi Ali, didampingi Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Drs. Badaruddin Gailea. Turut hadir pula Kepala Desa Toniku serta Babinsa setempat untuk menyaksikan program lumbung pangan BAZNAS tersebut. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Provinsi Maluku Utara, Drs. Fadel Hi Ali, menegaskan bahwa panen ini merupakan bukti nyata penyaluran amanat dari para muzaki di Maluku Utara. Zakat yang kami kelola harus memberikan manfaat yang konkret bagi masyarakat kurang mampu. Melalui program Lumbung Pangan ini, kita mengubah dana zakat menjadi modal produktif yang berkelanjutan, bukan sekadar bantuan konsumtif sekali habis," ujar Fadel. Lebih lanjut, beliau berpesan kepada Kelompok Tani Raihan agar mengelola keuntungan hasil panen dengan bijak. Fadel menekankan agar keuntungan yang didapat tidak dihabiskan sepenuhnya untuk konsumsi rumah tangga, melainkan disisihkan kembali sebagai modal pengembangan kelompok tani kedepan. "Saya berharap hasil ini dapat dikembangkan lagi. Gunakan sebagian keuntungan untuk membeli bibit dan pupuk agar skala pertanian kita semakin luas dan hasil panen ke depannya jauh lebih besar," tambahnya. Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua II BAZNAS Malut, Drs. Badaruddin Gailea, menyampaikan bahwa pendampingan akan terus dilakukan agar kelompok tani binaan mampu mandiri secara finansial. Di sisi lain, Pemerintah Desa Toniku melalui Kepala Desa menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kepedulian BAZNAS Provinsi Maluku Utara. "Kami mengucapkan terima kasih, bantuan ini tidak hanya membantu ekonomi warga kami, tetapi juga menghidupkan lahan tidur di desa kami menjadi produktif," ungkap Kades Toniku. Dukungan juga datang dari Babinsa Desa Toniku yang menyatakan bahwa program ini selaras dengan agenda pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dari tingkat desa. Dengan adanya pendampingan dari BAZNAS, masyarakat memiliki motivasi lebih untuk bertani. Melalui keberhasilan panen di Desa Toniku ini, BAZNAS Provinsi Maluku Utara ingin menunjukkan kepada para muzaki bahwa setiap rupiah zakat yang ditunaikan telah bekerja keras menciptakan senyum dan kemandirian bagi para mustahik di pelosok daerah. **BAZNAS Provinsi Maluku Utara*** *Nikmat Berzakat, Tentramnya Muzaki, Bahagianya Mustahik.*
BERITA09/04/2026 | Humas BAZNAS Prov Malut
BAZNAS Provinsi Maluku Utara Terima Penyaluran ZIS dari Polda Maluku Utara, Perkuat Sinergi Bantu Mustahik
BAZNAS Provinsi Maluku Utara Terima Penyaluran ZIS dari Polda Maluku Utara, Perkuat Sinergi Bantu Mustahik
TERNATE – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Maluku Utara menerima amanah dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara. Penyerahan dana yang bersumber dari personel Polda Malut ini dilakukan sebagai wujud nyata kepedulian institusi Polri terhadap kesejahteraan umat di wilayah Maluku Utara. Penyerahan tersebut diterima langsung oleh Kepala Bidang Pengumpulan BAZNAS Provinsi Maluku Utara, Ustaz H. Natsir Tjan, S.Pd. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan dari Polda Maluku Utara menyampaikan harapan agar dana yang dititipkan melalui BAZNAS dapat dikelola dengan amanah dan tepat sasaran. "Kami berharap dana ZIS yang disalurkan melalui BAZNAS Maluku Utara ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi para mustahik (penerima zakat) di seluruh pelosok Maluku Utara. Semoga ini menjadi berkah bagi institusi Polri dan membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan," ujar perwakilan Polda Malut. Apresiasi dan Komitmen Transparansi Mewakili Ketua BAZNAS Provinsi Maluku Utara, Ustaz H. Natsir Tjan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolda Maluku Utara beserta seluruh jajaran yang telah memberikan kepercayaan kepada BAZNAS sebagai lembaga utama pengelola zakat. "Kami mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada keluarga besar Polda Maluku Utara atas kepercayaannya menitipkan dana ZIS melalui BAZNAS Provinsi. Amanah ini akan kami kelola secara profesional sesuai dengan prinsip 3 Aman: Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI," ungkap Ustaz Natsir. Ia menambahkan bahwa sinergi antara lembaga pemerintah dan aparat penegak hukum seperti Polda merupakan pilar penting dalam pengentasan kemiskinan di Maluku Utara. Dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan melalui berbagai program unggulan, mulai dari bantuan kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi produktif bagi masyarakat kurang mampu. Mendorong Budaya Berzakat Langkah yang diambil oleh Polda Maluku Utara ini diharapkan menjadi teladan bagi instansi lain di Maluku Utara untuk mengonsolidasikan dana sosial keagamaan mereka melalui lembaga resmi. Berdasarkan regulasi UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, BAZNAS memiliki peran strategis dalam memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan muzaki berdampak signifikan pada penurunan angka kemiskinan daerah. Dengan adanya kerja sama ini, BAZNAS Maluku Utara optimistis target pengumpulan zakat tahun ini dapat tercapai, sehingga jangkauan bantuan kepada para mustahik di Bumi Moloku Kie Raha akan semakin luas dan merata.
BERITA18/03/2026 | HUMAS BAZNAS
BAZNAS Provinsi Maluku Utara Salurkan Paket Ramadhan Bahagia, Targetkan Senyum di Wajah Mustahik
BAZNAS Provinsi Maluku Utara Salurkan Paket Ramadhan Bahagia, Targetkan Senyum di Wajah Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Maluku Utara kembali menebar kebaikan di bulan suci dengan mendistribusikan Paket Ramadhan Bahagia (PRB) kepada ratusan keluarga penerima manfaat (mustahik) yang tersebar di wilayah kota Ternate. Program tahunan ini dirancang khusus untuk memastikan bahwa kebahagiaan Ramadhan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama mereka yang tengah berjuang di tengah himpitan ekonomi. Setiap paket berisi bahan pokok yang diharapkan dapat meringankan beban dapur keluarga selama menjalankan ibadah puasa hingga hari raya Idul Fitri. Meringankan Beban, Menyambung Harapan Ketua BAZNAS Provinsi Maluku Utara menyampaikan bahwa pendistribusian ini bukan sekadar bantuan pangan, melainkan bentuk kepedulian nyata dari para muzaki (pembayar zakat) yang dititipkan melalui BAZNAS. "Kami melihat langsung betapa bantuan ini sangat berarti bagi saudara-saudara kita. Di tengah harga kebutuhan pokok yang fluktuatif, Paket Ramadhan Bahagia hadir sebagai jawaban atas doa-doa mereka agar bisa beribadah dengan tenang tanpa pusing memikirkan stok pangan di rumah," ujarnya. Salah satu penerima manfaat, Ibu Nurda Ibra, yang bekerja serabutan, mengaku sangat terbantu. "Alhamdulillah, bantuan dari BAZNAS ini sangat menolong saya. Sekarang saya tidak perlu khawatir lagi untuk makan sahur dan berbuka beberapa hari ke depan," ungkapnya dengan mata berkaca-kaca. Panggilan Kebaikan untuk Muzaki Keberlanjutan program ini sangat bergantung pada kedermawanan masyarakat. BAZNAS Maluku Utara mengajak seluruh ASN, pengusaha, dan masyarakat umum yang telah mencapai nishab untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui lembaga resmi. Dengan berzakat di BAZNAS, Anda tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga ikut serta dalam: Memerangi kemiskinan di pelosok Maluku Utara. Memberdayakan ekonomi umat melalui program yang terukur. Menjamin kebahagiaan anak yatim dan kaum dhuafa di bulan mulia. Salurkan Zakat Anda Sekarang!Mari jadikan Ramadhan tahun ini lebih bermakna dengan berbagi. Sedikit harta yang kita keluarkan adalah harapan besar bagi mereka yang membutuhkan.
BERITA17/03/2026 | Humas BASNAS
Sinergi KEMENAG dan BAZNAS Provinsi Maluku Utara Wujudkan Kampung Zakat Demi Akselerasi Pengentasan Kemiskinan
Sinergi KEMENAG dan BAZNAS Provinsi Maluku Utara Wujudkan Kampung Zakat Demi Akselerasi Pengentasan Kemiskinan
Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama RI melakukan kunjungan kerja ke kantor Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Maluku Utara. Pertemuan ini difokuskan pada penguatan sinergi pengelolaan Dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) guna memastikan manfaatnya menjangkau masyarakat paling membutuhkan secara lebih efektif dan terukur. Fokus Utama: Transformasi Mustahik Menjadi Muzakki Agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah pembahasan program Kampung Zakat. Program ini dirancang sebagai model pemberdayaan ekonomi umat berbasis kewilayahan, di mana dana ZIS dikelola secara terintegrasi untuk menyentuh sektor pendidikan, kesehatan, hingga modal usaha bagi para mustahik (penerima zakat). Perwakilan Bimas Islam Kemenag RI menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan upaya nyata untuk mengubah nasib masyarakat. "Kita ingin dana zakat tidak hanya habis untuk konsumsi sesaat, tetapi menjadi alat transformasi. Dengan Kampung Zakat, kita targetkan para mustahik hari ini, di masa depan bisa mandiri secara ekonomi dan naik kelas menjadi muzakki (pemberi zakat)," ujarnya. Selaras dengan Arah Kebijakan Nasional Langkah progresif ini juga disebut sebagai bentuk dukungan nyata terhadap Asta Cita dan Nawacita Presiden Prabowo Subianto. Dalam visi kepemimpinannya, percepatan pengentasan kemiskinan menjadi prioritas utama guna mencapai kesejahteraan yang merata di seluruh pelosok Indonesia, termasuk di wilayah Kepulauan Maluku Utara. Poin-Poin Strategis Kerja Sama: Integrasi Data: Penyelarasan data mustahik agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih. Pengembangan Kampung Zakat: Penentuan titik lokasi strategis di Maluku Utara yang akan menjadi proyek percontohan pemberdayaan ekonomi terpadu. Literasi Zakat: Meningkatkan kesadaran masyarakat Maluku Utara untuk berzakat melalui lembaga resmi demi keamanan dan transparansi. Ketua BAZNAS Provinsi Maluku Utara menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi penuh. Menurutnya, dukungan dari kementerian akan memperkuat legitimasi dan jangkauan program BAZNAS di daerah. Dengan sinergi yang makin solid antara Kemenag dan BAZNAS, diharapkan angka kemiskinan di Maluku Utara dapat ditekan secara signifikan, menciptakan kemandirian ekonomi umat yang berkelanjutan.
BERITA10/03/2026 | HUMAS BAZNAS PROV MALUT
Jaga Kepercayaan Publik, BAZNAS RI Perkuat Pengawasan Berlapis yang Transparan dan Akuntabel
Jaga Kepercayaan Publik, BAZNAS RI Perkuat Pengawasan Berlapis yang Transparan dan Akuntabel
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperkuat tata kelola kelembagaan melalui penerapan sistem pengawasan berlapis yang transparan dan akuntabel. Upaya ini dilakukan sebagai implementasi mandat Undang-Undang agar pengelolaan ZIS berlangsung sesuai koridor syariat dan ketentuan peraturan perundang-undangan. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A. menyatakan, transparansi merupakan fondasi utama lembaga dalam menjalankan amanah umat. Ia menekankan, operasional BAZNAS tidak berjalan tanpa kontrol, melainkan diawasi oleh berbagai otoritas resmi. “BAZNAS dalam menjalankan tugasnya berada dalam sistem pengawasan berlapis sesuai Undang-Undang, termasuk pengawasan syariah, audit internal, audit eksternal, serta pengawasan oleh otoritas terkait,” ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (26/2/2026). Kiai Noor secara khusus memberikan apresiasi terhadap pernyataan Menteri Agama RI mengenai penguatan fungsi pengawasan BAZNAS. Menurutnya, hal ini sejalan dengan aspirasi BAZNAS di tingkat pusat maupun daerah serta amanat konstitusi. “Kita mengapresiasi pernyataan Pak Menag karena sesuai dengan harapan kami dan harapan dari daerah-daerah, bahkan sesuai amanat UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat Pasal 34 Ayat 1, yang menyebut bahwa Menteri melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap BAZNAS dan LAZ,” jelas Kiai Noor. Ia menambahkan, inisiatif ini membuka peluang bagi penguatan struktur lembaga yang lebih komprehensif di masa depan. “Dengan demikian, maka bisa jadi Pak Menteri merasa perlu membentuk lembaga baru di BAZNAS yaitu Dewan Pengawas seperti yang ada di Lembaga Amil Zakat (LAZ). Selama ini berdasar peraturan perundangan yang ada, BAZNAS baru diawasi oleh DPR, Itjen Kemenag, Kantor Akuntan Publik (KAP), dan pengawasan internal. Dengan adanya masukan pemikiran dari Pak Menag, maka ke depan BAZNAS akan lebih kuat lagi dalam melaksanakan prinsip 3 Aman (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI),” tegasnya. Kiai Noor menegaskan, BAZNAS sangat terbuka terhadap segala bentuk penguatan pengawasan demi memastikan dana zakat benar-benar tersalurkan kepada mustahik secara tepat sasaran. Sejalan dengan semakin besarnya BAZNAS, maka pembentukan Dewan Pengawas sangat diperlukan. “Komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama BAZNAS dalam menjaga amanah umat. Kami terus berupaya meningkatkan kepercayaan publik melalui tata kelola yang profesional demi kemaslahatan bangsa,” ujarnya.
BERITA27/02/2026 | HUMAS BAZNAS RI
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Maluku Utara.

Lihat Daftar Rekening →